![]() |
| Foto : Ilustrasi dari Puisi ini |
Tangisan
memecah cakrawala
Air mata
menetes, membasahi bumi cendrawasih
Sperti air
mengalir tanpa henti
Rintihan dan
ratapan anak negeri
Menggemah
keseluruh penjuru nusantara
Nyawa
berjatuhan bagai guguran daun di musim semi
Orang bilang
negeri timur tanah surga
Menyimpan
susu dan madu berlimpah ruah
Orang bilang
negara ini negara hukum
Tapi mengapa
masih terdengar suara tangisan
Mengapa
jeritan penghuni alam surga masih memecah
Mengapa
rintih lirih masih membising
Ah,, kami
ini manusia
Penjaga
rimba nan kaya
Jangan
membising bunyi pada pecinta sunyi
Sebelum
bahagia menjelma musnah abadi
Kalau masih
ada cinta
Kalau masih
ada kemanusiaan
Kalau hukum
masih berlaku di negeri ini
Jangan
biarkan kami seperti pompei
Yang rata
menghamba debu tanah
Oleh
strategi dan sistem yang ganas serta tengik
Oleh : Franz
