| Para Pengungsi Nduga yang meninggalkan kampung halaman dan mengungsi ke hutan semenjak 2019 (Doc: Suara.com) |
Di belantara terdengar suara
Teman teman Kok.. bukannya mereka suara burung. Dimalam hari terasa dingin,
Bangun dalam ketiduran cari selimut
Yang terpengang adalah daun-daun pohon
Sudahlah milik mereka.
Lapar menghampiri seandainya saja
Sa dirumah bisa beli cimilang di kios
Keluh kesah, takut, beban bagi pundakku.
Rumah bisa bakar asal jangan bangung Rumah-rumah penampungan TNI/POLRI Tanah lahan bisa kuasai asal jangan merencanakan tempat bangung rumah Beton.
Daerah bisa survei asal jangan iri dengan Barang barang sembunyian
Ada pemimpin diatas kita kha?
Ada Dimana buka mata melihat kita?
Kita dibawah naungan siapa??
Kita menyembah pada siapa?
Percaya sama siapa atau mungkin tahu
Tapi anggap tak tahu?
Percaya tuhan salah!
Percaya siapa dia salah!
Hanya perasaan
Hanya pikiran
Hanya sedih yg temani
Itu kenapa dan kenapa?
Jangan jangan sistem yang mempermainkan kita
Supaya manusia papua cepat punah.
Titip salam...
Para Pengungsian kau adalah
Pejuang sejati
Bungsu ciloa 39
Bandung, 12-01-2022