| rintihan seorang ibu berdiri diatas rasisme: nirmeke.com |
Memejamkan mata dan merenungkan
Suara tak terjawab dari mulutku
Tetapi cukup air mata yang menjawab
Dengan penuh kerinduan
Resah dan gelisah penuh di benakku
Menelang ludah menonjok dengan senjata api
Kiri dan kanan
Kemudian hari
Akan indah seperti
Bintang dan bulan disaat gelap
Menerangi sinar ke bumi
Atau menjanji
Menurunkan hujan sampai
Selama-lamanya
Jangan sakiti
sa juga punya perasaan
Fisik tak bergerak
Namun air mata, suara nanyanyian, dan suara hati,
Selalu berkobar.
Menuju mencapai cita-cita
Oleh: bungsu ciloa 39.